Friday, June 27, 2008
Tuesday, June 24, 2008
Failed to Launch...
Mommy pikir this is now the time for Gabriel to try to fly with canopy..seperti kebiasaan dalam keluarga dimana dulu Baba juga pilot, mama juga terbang meskipun cuma ngincer pucuk teh aja...
Janjian sama Opa di puncak, juga sama Om Lilik yang mau nandem Gabriel. Too bad kita datang kesorean - sekitar jam 14.30 soalnya koko kelamaan maen ATV- jadi udah tailwind.
akhirnya sampe sore Koko cuma naek turun Launcing ga jelas. tapi mama seneng soalnya ketemu Om Idon, Om Bima, Om Nixon, Opa David plus sama tukang kue pancong yang enak...
Kayaknya mesti bikin janji lagi nihh..sabar ya ko...
Thursday, June 19, 2008
Surfing Makasar in Two Hours Only
Emang tega banget deh. I have only two hours before cek in flight schedule for surfing this town. Meskipun gw sudah 5 hari berada disini dan cuma makan Mie Titi dalam kamar hotel..hiks. Fortunely banget tempat beli oleh – oleh , di jalan Somba Opu , dekat dengan pantai Losari dan Benteng Rotterdam yang kesohor. Jadi gw bisa sambil menyelam minum air, dianter tukang taxi yang baik hati (gw punya lho no HP nya kalo ada yang butuh), yang dengan sabarnya memperlambat laju kendaraannya kalo gw tertarik dengan suatu objek.
Syukur gw masih bisa makan coto makasar setelah berhari – hari makan makanan hotel. Btw, tempat makan soto ini recommended banget deh. Meskipun bangunannya sempit dan memanjang dan selalu antri tapi ga nyesel soalnya enak banget plus murah.
Seperti yang gw bilang tadi kalo mau beli oleh – oleh ya jalan Somba Opu. Disitu berderet toko oleh – oleh sepanjang jalan yang menyediakan oleh – oleh khas Ujung Pandang seperti Syrup Markisa, Bagea dengan macam2 rasa (bageanya enak..nyesel beli sedikit)..Kopi, eh jangan lupa ada juga lho otak – otak khas makasar yang bisa dipesan dulu jadi pas kita pulang masih fresh..
Jadi cuma inilah yang gw dapatkan dalam waktu yang sesingkat – singkatnya disamping gw lagi males nulis…
Monday, June 2, 2008
Thursday, May 29, 2008
Intermezo
Once upon a time my husband told me this story.
Suatu hari ada seorang anak buahnya di lapangan yang bilang gini.entah cerita apa pada awalnya pokoknya pada akhirnya nyantol ke soal “janda”
Dia bilang gini ..”wah, kalo saya maaf – maaf aja harus nikah sama janda. “
Bertanyalah gw ,” Aktivitas istrinya apa?”..
“nothing”
Pertanyaan gw sich cuma itu aja. Kalau orang bisa berpikiran pendek mengenai status janda hanya dari kalimat “janda” saja maka banyak juga orang yang berpikiran pendek mengenai “nothing”.
Seorang ibu di daerah Lido, Jawa Barat membantu ekonomi keluarganya dengan membuka kantin yang Alhamdulillah cukup ramai. Anaknya 4 sekolah semua. Suatu hari suaminya meninggal bareng sama laki gw karena kecelakaan pesawat (meninggal koq bareng???). Beruntungnya dia sudah memiliki aktivitas yang bisa continue untuk menghidupi keluarganya. Sampai sekarang ibu itu masih membuka kantin di sana dan 2 anaknya sudah lulus..(Tuhan berkati ya, Bu)
Menyandang predikat “janda” di
Sama halnya seperti kalimat “merebut suami orang” lebih enak diucapkan daripada “merebut istri orang”..padahal lebih dari 50% adalah sebaliknya maksudnya disini pria lebih dominan berperan mengapa dirinya menjadi bahan rebutan..(hampir mirip sama minyak curah dong??)
Gw janda. Sumpah emang ga enak. Enaknya untung gw keren …..*siul- siul*. Mudah – mudahan gw ga “merebut suami orang”….*batuk*
Kelanjutan cerita diatas sekarang si ABH (Anak Buah Husband) itu dipenjara soalnya dia menggelapkan barang perusahaan...wah kemana aja istrinya yang pasti "ga janda" itu sampai mau belanja dari uang gelap (maksudnya uang yang udah lecek banget sampe ga kebaca lagi nominalnya)...or at least ngasih tau husbandnya kek kalo itu ga lucu...khan emang ga lucu ngambil barang yang bukan miliknya.
lucuan juga jadi janda..ya ga, kakak??
Thursday, May 8, 2008
Your day is today..and everyday..
Michelle : Mommy, you think the Violin is too expensive for my Birthday present?
Mommy ; I'm just afraid if you dont learn how to play that seriously..
Michelle : If you think so...May I asking something then?
Mommy : Yes sure..
Michelle : I need a picture of me cos I want to make Pin with my picture on it. You may have one.
.....Then Mommy think that she will buy that Violin. Happy Birthday, Michelle. You always know how to win my heart.
Tuesday, May 6, 2008
Trying to find love at Kemaro Island, South Sumatra...
"Kemaro Island is one of tourism place in Palembang (South Sumatra). Now with Cap Go Mee (chinese culture) some people make Kemaro Island one place to celebrate Cap Go Mee days. Kemaro Island one place of praying center for Buddhist. Every Chinese day's moment always celebrate in Kemaro Island. This small island is a couple of kilometres downstream from the city centre. It is home to a large Bhuddist temple and the grave of a Chinese princess. Legend has it that the princess was sent from China to marry the King Of Srivijaya but when she arrived on the island with the dowry of ceramic pots, the king expected them to be filled wit gold and precious stones. Upon inspection the king found only preserved food and became angry. The princess jumped off a cliff in fear for her life. To keep reach this area must be using a boat, or ship. "
Sesuai dengan motto..”while working while everything” maka waktu monitoring ke palembang kemaren itu, do everythingnya gw lakukan dengan menyeberang ke Pulau Kemaro yang terletak di bagian hilir Sungai Musi. Pulau Kemaro memiliki arti pulau yang tidak pernah tergenang air. Untuk pergi ke Pulau Kemaro kita dapat menggunakan kendaraan transportasi air berupa ketek ataupun speedboat dan memakan waktu kurang lebih 1 jam pp, dengan basenya dari jembatan Ampera atau BKB. Kalo naik speedboat mungkin lebih cepat tapi ga bisa menikmati pemandangan. Agak kaget – kaget waktu ketek yang kita tumpangi ngisi bensin dulu di spbu yang mengambang. Di Pulau yang luasnya sekitar 5 ha ini terdapat satu bangunan klenteng utama,dan pagoda besar yang masih dalam tahap pembuatan yang di kelilingi oleh pohon – pohon yang rindang. Perayaan Cap Go Meh yang khas di rayakan di pulau ini dan bukan hanya dihadiri oleh mereka yang berasal dari Indonesia. Para penganut Tridharma, Budha, dan Kong Hu Cu yang berasal dari mancanegara pun hadir di pulau ini .Legenda mengenai terbentuknya Pulau Kemaro adalah pada jaman dulu ada seorang Pangeran dari Negeri Cina, Tan Bun An, menikahi seorang putri Raja Palembang, Siti Fatimah. Jadi ceritanya si pangeran itu bunuh diri ke sungai musi lah untuk membuktikan cintanya kepada si putri...(uhh,,to twit..). makanya di pulau itu juga ada sebuah pohon yang cabangnya sangat unik yaitu menyerupai tiang dan daunnya tumbuh melebar keatas sehingga bila dilihat dari kejauhan tampak seperti bentuk heart..Cuma berhubung gw ga peka ya tetap aja keliatannya..emm..enak nih panas2 gini berteduh dibawah pohon rindang…halah..