Sunday, March 15, 2009

Big Ben ala Indonesia...


Jam Gadang adalah sebuah menara jam yang merupakan markah tanah kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 Pada masa penjajahan Belanda, jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan, sedangkan pada masa pendudukan Jepang, berbentuk klenteng. Pada masa kemerdekaan, bentuknya berubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau.Ukuran diameter jam ini adalah 80 cm, dengan denah dasar 13x4 meter sedangkan tingginya 26 meter. Ada keunikan dari angka-angka Romawi pada Jam Gadang ini. Bila penulisan huruf Romawi biasanya pada angka enam adalah VI, angka tujuh adalah VII dan angka delapan adalah VIII, Jam Gadang ini menulis angka empat dengan simbol IIII (umumnya IV).


Sempat terpikir untuk menuju suatu tempat dari daerah yang panas ke tempat yang lebih tinggi adalah seperti halnya keadaan kalau mau ke Puncak dari Jakarta, yang terus terang udah males duluan. Hampir saja saya membuang kesempatan karena keraguan untuk datang ke kota yang jadi desire destination saya sejak lama. Dengan ongkos yang relatif murah (IDR 18.000) menggunakan travel dari Plaza Minang dan boleh di booking pula seatnya kalau ga mau desak-desakan serta pemandangan yang amazing, i really Thank You, God finally i can be here..
Bukit Tinggi yang terletak 90km dari kota Padang, Sumatera Barat tidak hanya memberikan kepuasan ketika menyusuri kotanya. Banyak tempat-tempat menarik yang bisa kita datangi walaupun hanya punya waktu 1 hari seperti halnya saya. Biarlah....



2 comments:

Mangoloi Silalahi said...

haii flower so nice and bagus ni blognya.. btw journey mantps... btw manggung apa makanya gak bisa datang bsk.. slm

Kennoy said...

haha..maaf om..mangung itu loh..artis gerobak..rame ya acaranya? next time ya...